2+ Logo Provinsi Bangka Belitung PNG & SVG Vector
Logo Provinsi Bangka Belitung tersedia dalam format SVG vektor dan PNG transparan yang dapat diunduh secara gratis. Tersedia 2 varian (Main, Hitam Putih) dengan ukuran PNG 32 sampai 2048 piksel.

Informasi Brand
- Nama Brand
- Provinsi Bangka Belitung
- Negara
- Indonesia
- Format
- PNG, SVG
- Aset
- 2 varian
- Website resmi
- https://babelprov.go.id
- Dilihat
- 0 kali
- Diunduh
- 0 kali
- Diperbarui
- 6 November 2026
Link Logo Provinsi Bangka Belitung rusak, tidak bisa diunduh, atau file-nya tidak sesuai?Laporkan di sini.

Main

Hitam Putih
Tentang Logo Provinsi Bangka Belitung
Provinsi Bangka Belitung adalah provinsi kepulauan di Indonesia yang terdiri dari Pulau Bangka dan Pulau Belitung beserta ratusan pulau kecil di sekitarnya, dengan ibu kota di Pangkal Pinang. Sebagai daerah otonom, pemerintahannya menjalankan administrasi publik, pembangunan daerah, dan pelayanan masyarakat di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Logo Provinsi Bangka Belitung berbentuk perisai segi lima hijau #0C7D44 dan kuning #EEC321.
Provinsi ini dimekarkan dari Sumatera Selatan berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2000 dan diresmikan pada tahun 2001 dengan Pangkal Pinang sebagai ibu kotanya. Sejarahnya lekat dengan pertambangan timah sejak era kolonial Belanda yang membentuk ekonomi dan pola migrasi penduduk. Kini daerah ini mengembangkan pariwisata bahari, perkebunan lada putih, dan hilirisasi hasil tambang.
Sebagai identitas pemerintahan daerah, logo ini digunakan oleh Organisasi Perangkat Daerah, sekolah negeri, rumah sakit daerah, dan BUMD dalam dokumen resmi, papan kantor, seragam, serta kendaraan dinas. Masyarakat umum menemuinya pada gerbang perbatasan, baliho program pembangunan, situs dan media sosial resmi pemprov, hingga backdrop upacara dan materi promosi pariwisata daerah.
Ciri khas Bangka Belitung adalah julukan Negeri Serumpun Sebalai serta kekayaan timah, lada putih Muntok, dan pantai granit ikonik di Belitung yang populer lewat novel dan film Laskar Pelangi. Perpaduan budaya Melayu, Tionghoa, dan pendatang dari berbagai daerah membentuk tradisi kuliner serta festival lokal yang kini menjadi daya tarik wisata unggulan selain sektor pertambangan.




